Mengenal Burung Cendrawasih Kuning Kecil Yang Kini Terancam Punah

Cherewed.com – Papua memang merupakan kawasan yang banyak terdapat burung-burung cantik dan langka. Burung cendrawasih kuning kecil merupakan salah satu burung yang menjadi ikon dan mewakili keindahan alam Papua. Keindahan fisik burung ini memang tampak luar biasa. Tak heran jika burung ini dijuluki dengan burung surga atau Bird Of Paradise

Daerah Persebaran Burung Cendrawasih Kuning Kecil

Cendrawasih kuning kecil (Paradisaea Minor) merupakan jenis burung kicauan yang berasal dari genus Paradisaea. Populasi burung yang sangat cantik ini banyak tersebar di area hutan seluruh pulau Papua juga di Papua Nugini.

Perlu Anda ketahui, sebenarnya burung cendrawasih kuning ada dua jenis, diantaranya burung cendrawasih kuning kecil ini serta yang satunya lagi ada burung cendrawasih kuning besar. Ada perbedaan yang terlihat dari dua jenis burung ini, yaitu pada ukuran tubuhnya.

Seekor cendrawasih kuning kecil panjang tubuhnya rata-rata hanya sekitar 30 sentimeter saja. Kemudian, untuk yang cenderawasih besar panjang tubuhnya bisa mencapai 43 sentimeter. Kedua burung ini sama-sama terlihat cantik, karena pada umumnya semua burung cendrawasih memiliki fisik yang cantik dan unik.

Ciri Fisik Cendrawasih Kuning Kecil

Burung cendrawasih kuning kecil ini memang memiliki karakteristik yang menarik perhatian orang yang melihatnya. Ciri fisik burung cantik dari surga ini yang pertama bisa dilihat dari bagian paruhnya.

Paruh cendrawasih kuning kecil mempunyai  warna abu-abu kebiruan. Kemudian, untuk panjang tubuhnya kurang lebih sekitar 32 cm. Bulu burung cendrawasih ini didominasi oleh warna kuning dan coklat.

BACA JUGA :  Cara Mengatasi Lovebird Yang Tidak Mau Makan

Burung berjenis kelamin jantan yang dewasa ciri khasnya yaitu pada bagian bulu memiliki warna hijau zamrud terutama di sekitar leher. Lalu, di bagian perut terdapat bulu-bulu hiasan yang warna dasarnya kuning dan putih.

Nah, untuk ciri fisik yang bisa dilihat dengan jelas pada jenis burung cendrawasih ini adalah pada bagian ekornya yang memiliki dua buah tali ekor dengan warna hitam.

Untuk burung betina ukuran tubuhnya terlihat lebih kecil jika dibandingkan dengan burung jantan. Kepala burung ini juga berwarna putih dan tidak memiliki bulu-bulu hiasan.

Jenis Makanan Dan Perkembangbiakan Cendrawasih Kuning Kecil

Di alam liar, burung cendrawasih kuning kecil ini suka mengonsumsi dari beraneka ragam buah-buahan sampai dengan aneka serangga yang bisa mereka dapatkan di sekitar tempat tinggal atau habitatnya.

Ketika sedang memasuki musim perkawinan burung ini akan membangun sarang di atas pohon besar supaya bisa melindungi diri dari adanya ancaman. Hewan yang mengancam burung ini diantaranya adalah ular juga burung pemangsa seperti burung elang.

Untuk menarik perhatian burung betina, burung cendrawasih kuning kecil yang jantan biasanya akan menampakkan kebiasaan unik. Mereka akan menari-nari dan memamerkan bulunya yang tampak indah itu.

Sama halnya dengan jenis burung lainnya, burung ini berkembang biak dengan cara bertelur (Ovipar). Kemudian telur-telur yang dierami akan menetas dalam waktu kurang lebih sekitar  22 hari.

Setelah telur menetas, pada umumnya bayi burung cendrawasih akan diasuh dan ditunggui oleh sang induk selama 1 bulan. Setelah anak-anak burung bisa mandiri, maka mereka akan melepas anak-anak burung itu ke alam liar.

Populasi burung cendrawasih kuning kecil saat ini semakin menurun. Hal ini pastinya dikarenakan banyaknya perburuan liar burung endemik Papua ini oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, menurunnya populasi ini sebagian juga disebabkan oleh rusaknya habitat dari burung ini, contohnya seperti penebangan pohon yang menjadi sarang burung cantik ini.