Burung Kori Bustard, Spesies Burung Terbang Terberat Di Dunia

Cherewed.com – Burung Kori Bustard (Ardeotis kori) atau paauw termasuk salah satu burung yang badannya besar. Jenis burung yang hidup di wilayah Afrika ini ternyata masih termasuk dalam keluarga bustard atau burung puyuh. Burung yang juga dikenal dengan nama paauw ini dikatakan sebagai spesies burung terbang paling berat di dunia.

Ciri Khas Burung Kori Bustard

Spesies burung raksasa ini ukurannya hampir sama dengan ayam kalkun. Panjang tubuhnya yaitu antara 0,9 sampai dengan 1,2 meter. Kemudian, untuk berat burung ini bisa mencapai 13 kg.

Ciri khas kori bustard yaitu memiliki bulu gelap terutama pada bagian belakang kepalanya. Lalu, untuk bagian lehernya terlihat panjang dan lurus. Bagian paruh burung raksasa ini panjang dan tipis.

Kaki kori bustard juga sangatlah tinggi. Dia akan bergerak dengan kakinya yang tinggi untuk melintasi padang rumput. Kepala burung ini selalu menunduk ke tanah. Tujuannya tak lain  untuk mencari bibit atau tunas tanaman yang masih lunak, serangga, dan juga hewan yang berukuran kecil lainnya.

Habitat

Habitat burung kori bustard yaitu berada di daerah padang rumput yang terbuka. Burung ini suka tinggal di daerah yang berpasir dan berumput pendek. Selain itu, mereka juga hidup di area semi gurun.

Umumnya, burung bertubuh besar ini akan mengunjungi daerah yang ada bekas kebakaran. Terkadang juga mengikuti rombongan dari binatang lain yang berkuku.

Bukan tanpa tujuan, burung ini melakukan hal tersebut karena ingin mendapatkan berbagai makanan yang keluar dari dalam tanah akibat kebakaran atau yang lainnya. Kori bustard terkadang juga muncul di area ladang gandum.

BACA JUGA :  7 Langkah Untuk Memulihkan Burung Branjangan Yang Macet Bunyi

Perilaku

Burung ini akan menghabiskan waktunya di permukaan tanah. Walaupun tubuh burung ini besar dan berat, burung ini tetap bisa terbang.

Burung paauw ini juga merupakan jenis binatang yang selalu waspada dan lebih cenderung pemalu. Ketika merasa ada bahaya yang mengancam disekitarnya, mereka akan segera berlari atau merunduk bersembunyi.

Perkembangbiakan Kori Bustard

Burung besar ini akan mengeluarkan suara yang sangat keras. Mereka juga akan mengeluarkan panggilan kawin yang dapat didengar dari kejauhan. Biasanya suara burung tersebut akan terdengar pada saat pagi hari.

Untuk mencari perhatian kori bustard yang betina saat kawin, burung jantan akan menampilkan perilaku yang unik. Burung jantan akan mengangkat bulu ekornya untuk menunjukkan bagian pantatnya yang berwarna putih. Burung jantan juga memiliki warna yang kontras dengan bulu abu-abu kecoklatan di seluruh bagian tubuhnya.

Ketika burung jantan mendekati calon pasangan kawinnya, burung ini akan menghirup banyak udara untuk memperbesar bagian lehernya. Maka dari itu, tak heran jika burung ini bisa mengeluarkan suara yang mendalam.

Sesudah burung pejantan menemukan pasangannya, keduanya akan hidup bersama seumur hidupnya. Saat betina bertelur, telurnya akan diletakkan di tanah atau rerumputan lalu akan dierami selama 20 hari.

Setelah menetas, anak-anak akan aktif bergerak. Namun, induknya akan tetap memberikan pengawasan pada anak-anaknya sampai bisa terbang.

Makanan Kori Bustard

Sebenarnya, burung kori bustard merupakan jenis burung omnivora. Akan tetapi, makanan utama mereka adalah berbagai jenis serangga.

Predator yang sering memangsa burung ini diantaranya seperti macan tutul, ular python, anjing liar, dan burung elang. Bahkan, musang dan baboon juga kerap memangsa telur-telur mereka.

Populasi burung kori bustard saat ini terus mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena kerusakan habitat atau banyaknya perburuan liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.