Cara Menangkarkan Burung Puter Pelung Agar Cepat Kawin dan Anakan

Cherewed.com – Siapa yang tidak tahu dengan jenis burung yang satu ini, burung ini merupakan salah satu jenis burung populer dikalangan para penghobynya. suaranya yang khas dengan alunanya yang panjang membuat burung puter menjadi salah satu burung idaman di idnoensia.

Nilai jual yang tinggi dan perawatannya yang mudah membuat orang-orang berlomba untuk menangkarnya. maka tidaklah heran pada saat ini banyak yang menangkar burung jenis ini. dikarenakan tergiur dengan harga jual yang lumayan mahal.

Bagi anda yang menangkar burung puter pelung supaya cepat kawin, silahkan simak artikel yang admin sampaikan ini sampai akhir. supaya nantinya apabila anda ingin menerapkan cara-cara tersebut tidak salah dalam memulainya.

Burung puter pelung memiliki karakter suara yang berbeda-beda yang bisa dikeluarkan oleh burung itu sendiri, berikut ini jenis suara burung puter pelung :

  • Slendro : suaranya yang terdengar ngombak atau mengalun bergelumbang
  • Sendaren : Suaranya terdengar kurang bertekanan atau tidak ngombak, panjang datar
  • Ngelik : jenis suara puter pelung yang kecil dan melengking, seperti terdengar mengeluarkan suara rendah, lalu naik tinggi, dan turun kembali nada ke nada rendah kembali
  • Guguk : suara anggungan puter pelung seperti terdengar terputus

Cara Ternak Burung Puter Pelung

Jika anda ingin menangkar burung puter pelung, pertama-tama anda harus memilih indukan burung jantan dan betina yang memiliki kualitas bagus.

1. Memilih Indukan Puter Pelung Jantan dan Betina

Memilih indukan yang bagus dan berikualitas merupakan hal yang wajib dilakukan apabila anda ingin memiliki keturunanya yang berkualitas juga. terutama memilih betina burung puter pelung. Karena Memilih betina puter pelung yang berkualitas nantinya akan berpengaruh terhadap anakannya, dimana kualitas indukan betina akan turun ke anakannya dengan perbandingan 55% – 65%, dan 35% – 45% mengikuti indukan jantan.

BACA JUGA :  4 Cara Dan Tips Memikat Burung Sogok Ontong Paling Ampuh Yang Sudah Terbukti

Kualitas Hasil Keturunan

  • Untuk suara kowak ujung mayoritas anakannya akan mengikuti indukan jantan 70% dan 30% indukan betina
  • Untuk dasar suara anakan puter pelung akan mengikuti indukan betina sebesar 80%
  • Untuk volume anakan puter pelung, 80% akan mengikuti jantan

Ciri-ciri Puter Pelung Jantan Berkualitas

  • Sebaiknya, indukan jantan puter pelung yang akan di ternak suara juara lomba, karena suara anggungan dan mentalnya sudah teruji di lapangan
  • Karakternya tidak galak, alias baik
  • Memiliki ciri fisik yang bagian tulang supit tidak dekat dengan dada
  • Kakinya kokoh dan simetris
  • Bentuk badanya mirip seperti jantung pisang
  • Bentuk kepalanya sempurna, mirip seperti buah pisang
  • Suara depannya terdengar jelas tekanannya
  • Memiliki suara tengah melung bersih/ngeklik dan panjang
  • Memiliki suara ujung yang jelas tekanannya dengan 2 interval suara “ koo-waakkk”
  • Dasar suaranya jelas dan bersih

2. Kandang Ternak Puter Pelung

Kandang ternak yang bisa digunakan untuk burung puter kpelung bisa menggunakan ukuran 60 cm, 60 cm, 60 cm. bisa membeli kandang ternak langsung atau anda bisa menggunakan kawat ram dengan rangka terbuat dari alumunium, besi atau kayu. Dengan ukuran yang disebutkan diatas, sudah cukup untuk ruang gerak dan kenyamanan burung, dan ketika anakan puter pelung sudah keluar dari sarangnya, burung cukup leluasa untuk tinggal di kandang tersebut.

Selain ukuran kandang berikut ini kebutuhan lainnya untuk melengkapi kebutuhan beternak, seperti :

  • Sediakan sarang untuk bertelur burung yang disimpan di pojok bawah sangkar
  • Sebisa mungkin, kandang ternak terkena sinar matahari untuk membuat burung menjadi sehat dan produktif, terutama sinar matahari pagi hari
  • Kandang jauh dari hewan predator yang menggangu kenyamanan burung, seperti tikus, ular, kucing dan hewan lainnya, agar terhindar dari stres
  • Berikan tangkringan di tengah-tengah kandang, dengan ukuran tangkringan yang cukup dan bertekstur kasar
  • Posisi tangkringan di tengah kandang dan pastikan ketika burung nangkrik, ekornya tidak mengenai ram kawat, karena bisa merusak ekor burung
  • Jika kandang ternak tidak terkena sinar matahari langsung ketika di ternak, maka burung bisa diberikan vitamin, mineral dan vitamin D, sebagai ganti burung tidak mendapatkan sinar matahari pagi
BACA JUGA :  Cara Merawat Burung Cecak Jenggot Agar Cepat Gacor

3. Pakan dan Minuman Puter Pelung Ternak

Untuk pakannya bisa memberikan beras merah dan milet putih yang sudah di bersihkan, dan ketika anakan burung sudah mulai menetas, maka bisa menambahkan voer khusus anakan ayam. Dan ketika anakan puter pelung sudah terlihat besar, maka hentikan pemberikan voer ayam, untuk menghindari burung menjadi terlalu gemuk. Pakan yang harus di hindari dalam beternak puter pelung, sebaiknya jangan memberikan jewawut, karena bisa mengakibatkan pita suara terganggu dan membuat pita suara burung menjadi rusak.

4. Berikan Grit

Memberikan grit untuk puter pelung untuk membantu mencerna makanan dari biji-bijian, karena burung jenis ini tidak bisa membuang kulit biji-bijian dan akan memakan bersama kulitnya.

5. Perawatan Anakan Puter Pelung

Ketika indukan jantan dan betina melakukan kawin, maka untuk beberapa hari indukan betina akan bertelur sebanyak 2 -3 ekor , lalu mengeraminya selama 14 – 15 hari. Ketika anakannya sudah menetas, maka berikan pakan voer ayam khusus untuk anak ayam, agar pertumbuhan puter pelung anakan cepat besar dan sehat. Setelah puter pelung anakan sudah berumur 2 – 3 minggu, biasanya indukannya akan mulai kawin lagi dan akan bertelur kembali setelah beberapa hari.

Puter pleung anakan yang sudah berumur 1,5 – 2 bulan sudah terlihat besar dan bisa langsung di pisahkan dari indukannya. Dalam penyimpanan puter pelung akanan, bisa di campur dengan anakan lainnya yang seumuran, dan jangan mencampurnya dengan puter pelung beda umur, untuk menghindari perkelahian dan mental burung menjadi drop.

Perlu untuk diketahui, untuk menjemur puter pelung yang masih anakan di bawah umur 4 bulan, jangan terlalu lama, cukup dilakukan 1 -2 jam ketika matahari mulai muncul, karena tidak terlalu terik.

BACA JUGA :  Penyebab Burung Murai Batu Lambat Panas dan Cara Mengatasinya

Demikianlah Cara Menangkarkan Burung Puter Pelung Agar Cepat Kawin dan Anakan yang dapat admin sampaikan kepada anda, cara tersebut kami ambil dari berbagai sumber dan juga pengalaman dari para penangkar yang sudah sukses duluan. semoga bermanfaat