Tips Perawatan Burung Kepodang Agar Rajin Berbunyi

Cherewed.com – Burung kepodang merupakan salah satu jenis burung kicau yang memiliki suara yang merdu dan memiliku bulu-bulu yang indah berwarna kuning. maka tidakah heran burung kepodang ini menjadi salah satu burung kicau yang paling banyak diminati oleh para kicau mania.

Penampilan kepodang yang tenang saat berada di dalam sangkar ternyata berbanding terbalik dari karakternya pada saat burung tersebut berada dialam liar. Kepodang dikenal sebagai burung yang sangat agresif, terutama ketika berhadapan dengan spesies burung lainnya.jenis burung lainnya.

Sipat dari burung kepodang dialam liar biasanya selalu mengusir dan mengejar bahkan juga suka melukai burung lainnya menggunakan paruhnya yang sangat tebal. dan juga banyak yang mengatakan bahwa burung kepodang  sering merusak sarang burung lain terutama burung kutilang dan perkutut hal tersebut bertujuan untuk memakan telur atau anakan burung yang berada di sarangnya.

Namun selain burung kepodang memiliki karakter seperti yang sudah admin jelaskan diatas, burung ini juga memiliki suara yang merdu dan bulu yang indah dan juga sangat rajin berbunyi pada saat burung tersebut dalamperawatan manusia (burung peliharaan).

jika burung kepodang tidak mau berbunyi, biasanya biasanya burung tersebut sedang stres .Dan Hal ini biasa terjadi pada burung hasil tangkapan hutan atau masih bakalan. hal ini Diperlukan penanganan dan perawatan yang tepat supaya burung tersebut mau mengeluarkan kicauannya lagi. San berikut ini adalah tipsnya :

  • Tempatkan burung di tempat yang sejuk dan tenang selama beberapa hari, terlebih jika burung tersebut baru dibeli.
  • Biarkan burung beradaptasi dengan sangkar, tempat pakan, tempat minum, tenggeran, dan suasana sekitar. Selama proses adaptasi, burung sebaiknya tidak dikerodong. Pada dasarnya, kepodang mudah beradaptasi sehingga kita tidak akan kesulitan merawatnya, meski burungmasih dalam kondisi liar / giras.
  • Berikan pakan berupa buah-buahan yang rasanya manis dan segar, misalnya pepaya atau mangga. Berikan buah-buahan secara rutin setiap hari.
  • Pakan tambahan seperti jangkrik, ulat bambu, dan serangga lainnya bisa diberikan secukupnya. Porsi jangkrik biasanya 2-3 ekor pada pagi hari dan 1 – 2 ekor pada sore hari. Ulat bambu cukup 1 ekor, yang diberikan 2 – 3 kali seminggu. Adapun ulat hongkong bisa diberikan sebagai selingan (untuk membuatnya jinak).
  • Jika Anda memiliki tiang kerekan khusus perkutut, maka pagi-pagi hari sekali sangkar kepodang digantang di tiang tersebut. Sebab waktu pagi itulah kepodang akan mencari tempat lebih tinggi untuk mengeluarkan suara kicauannya agar bisa terdengar ke seluruh wilayah.
  • Kepodang adalah burung pesolek. Karena itu, Anda harus rutin memandikannya, terutama pada pagi dan sore hari. Setelah itu burung dijemur, baik menggunakan tiang kerekan atau digantung di tempat biasa selama 1,5 – 2 jam, dan waktu penjemuran tidak lebih dari pukul 10.00.
  • Saat siang hingga sore hari, kepodang dianginkan di tempat sejuk atau di teras rumah sambil diputarkan suara terapi alam untuk memancingnya mau berbunyi.
BACA JUGA :  Cara Merawat Burung Tledekan Agar Cepat Gacor

Demikianlah artikel yang dapat admin sampaikan mengenai Tips Perawatan Burung Kepodang Agar Rajin Berbunyi, semoga informasi tersebut bermanfaat bagi para kicau mania yang  ingin membuat burung kepodang peliharaanya rajin berbunyi.