Tips Mengembalikan Kondisi Burung Cendet Pasca Mabung

Cherewed.com – Burung cendet semakin semakin memiliki banyak peminatnya, karena memang burung ini memiliki suara kicauan yang sangat lantang dan juga mudah dalam perawatannya. maka tidaklah heran apabila burung ini semakin banyak diburu oleh para kicau mania yang ingin memeliharanya. untuk rumahan maupun untuk lomba.

Nah dikesempatan kali ini admin akan membahas informasi mengenai tips Mengembalikan Kondisi Burung Cendet Pasca Mabung. biasanya burung cendet pasca mabung susah kembali seperti sediakala. biasanya burung cendet suka menjadi susah dalam mengeluarkan kicauannya. maka tidak sedikit para penghoby burung cendet mengeluh dengan masalah ini.

Beberapa tahun lalu, cendet dianggap sebagai burung pengganggu, karena suara asli atau suara hutannya cukup keras dan sering membuat kaget jenis burung kicauan lainnya. Karena itu, pada masa lalu, banyak kicaumania yang enggan memelihara burung yang kerap disebut pula sebagai bentet, pentet, ereka khawatir burung kicauan dirumah yang sudah rajin bunyi menjadi ngedrop setelah mendengar suara asli burung cendet.

Namun pada saat ini malah semakin banyak orang yang memlihara burung tersebut. Kemampuan burung ini dalam meniru suara alam dan suara burung kicauan lainnya sangat bagus. Itu sebabnya pula, burung cendet kini mulai mendapat tempat di kalangan kicau mania Indonesia.

Masalah lain yang menjadi fokus pembahasan kali ini adalah suara kicauan burung cendet akan berkurang saat memasuki masa mabung, dan makin sering diam setelah mengalami masa pertumbuhan bulu dan pada tahap-tahap awal pascamabung.

Untuk mengatasinya, diperlukan perawatan khusus agar burung kembali pada kondisi semula, seperti saat sebelum mabung. Untuk mengkondisikan cendet setelah mabung, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda terapkan :

  • Pada malam hari, sebaiknya cendet dikerodong. Ini untuk membiasakan burung beristirahat lebih banyak, agar energinya selalu optimal, termasuk untuk menjalani aktivitas esok hari. Dengan begitu, burung akan menyambut sinar matahari pagi dengan suara kicauannya yang khas.
  • Pada pukul 06.00, setelah kerodong dibuka, burung digantung di teras dan dibiarkan menikmati udara pagi hingga pukul 07.00 untuk dimandikan,
  • Memandikan cendet harus disesuaikan dengan kebiasaan burung. Kalau terbiasa menggunakan karamba mandi, pertahankan metode ini. Jika burung biasa disemprot, gunakan sprayer air untuk menyemprotnya
  • Setelah mandi, burung dianginkan sebentar, sambil diberi 1 sendok teh kroto dan 10 ekor jangkrik.
  • Berikutnya, burung dijemur di bawah panas matahari. Penjemuran bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungan atau daerah masing-masing. Kalau Anda tinggal di daerah panas, penjemuran dibatasi sampai pukul 10.30 – 11.00. Tetapi jika Anda tinggal di daerah yang relatif sejuk, penjemuran bisa diperpanjang hingga pukul 12.00.
  • Usai dijemur, burung kembali dianginkan di teras atau di tempat sejuk, selama 15-20 menit, lalu dikerodong.
  • Sekitar pukul 15.00, kerodong dibuka. Burung kembali dimandikan dan dijemur hingga pukul 16.00. Sambil dijemur, berikan 5 ekor jangkrik dan 1 sendok makan kroto.
  • Selanjutnya, burung kembali dikerodong dan disimpan di dalam ruangan untuk beristirahat.
  • Kalau burung sudah siap dilombakan, maka perawatan di atas bisa diubah, terutama pemberian EF seperti jangkrik dan kroto.
  • Perubahan menu bisa dilakukan pada hari Jumat dan Sabtu. Adapun hari lainnya, Senin – Kamis, berikan perawatan harian seperti biasa.
  • Hari Jumat dan Sabtu, porsi jangkrik bisa ditambah menjadi 15 ekor pada pagi hari dan 7 ekor pada sore hari, dengan tambahan 3 ekor ulat hongkong pada pagi dan sore hari.
    Selanjutnya, pagi hari menjelang lomba, perawatan bisa diberikan sesuai dengan kebiasaan Anda.
  • Untuk memperkuat sukses perawatan, Anda bisa memberikan suplemen khusus untuk burung yang berfungsi mendorong produksi testosteron. Suplemen tersebut memang diracik untuk burung macet bunyi karena kekurangan testosteron dan karenanya hanya ngriwik terus-menerus, tidak ada daya tarung (fighting spirit) atau mental drop.
BACA JUGA :  Tips Proses Penjemuran Lovebird Bahan Yang Baik Dan Benar Setiap Hari

Perawatan burung cendet pascamabung memang harus lebih teratur. Sebab, pada umumnya, burung yang sedang membereskan mabungnya masih memiliki stamina lemah. Begitu juga kondisi mentalnya. nah itulah artikel yang dapat kami sampaikan. semoga bermanfaat