Tips Mencegah Stres Pada Burung Kacer

Cherewed.com – Pada kesempatan kali ini admin akan membahas informasi mengenai burung kacer. burung kcaer merupakan salah satu jenis burung paling populer di indonesia, dan pada saat ini semakin banyak para kicau mania yang memelihara burung kcaer. burung kacer termasuk salah satu jenis burung yang memiliki sifat fighter.

Namun sifatnya yang terlalu teritorial itu terkadang bisa menimbulkan masalah tersendiri, karena burung menjadi rentan stres. Akibatnya, kacer menjadi selalu gelisah, ketakutan, mbagong, hingga malas bunyi.

Sebagai burung teritorial, burung kacer membutuhkan tempat tersendiri yang terpisah dari keberadaan burung peliharaan lain, baik burung sejenis maupun spesies lain seperti murai batu, tledekan, dan anis merah. Yang terpenting adalah bagaimana mencegah burung kacer stres, berdasarkan beberapa faktor penyebabnya berikut ini :

  • Burung bakalan yang baru dibeli dan belum beradaptasi, tetapi sudah dipaksakan untuk digantang di tempat ramai.
  • Terlalu sering digantang berdekatan dengan jenis burung lain yang sama-sama bertipe fighter seperti murai batu dan tledekan.
  • Terlalu sering dimaster dengan suara kicauan dari burung sejenis yang gacor dan volumenya kencang.
  • Burung selalu merasa terganggu oleh kehadiran hewan liar seperti kucing, tikus, anjing, dan sebagainya.
  • Sangkar baru yang digunakan masih beraroma cat atau pernis.
  • Tenggeran tidak nyaman, misalnya terlalu kecil, mudah goyang, atau terlalu rata / halus.
  • Burung selalu terpapar asap / polusi udara, seperti asap pembakaran sampah, knalpot kendaraan, asap rokok, dan asap dari dapur.
  • Burung terlalu kaget oleh suara keras, seperti suara benturan dan petasan.
  • Ada perubahan pada jenis pakan yang diberikan atau pakan yang diberikan ternyata tidak cocok (biasanya ditandai dengan kotoran yang berbau dan encer).
  • Pemilik terlalu sering memegang burung, terutama jika burung masih dalam kondisi bakalan / belum jinak.
  • Burung jarang dimandikan, tapi sering dijemur di bawah sinar matahari dalam waktu cukup lama.
BACA JUGA :  Jenis Burung Perenjak Bambu Dan Cara Merawat Hariannya Supaya Cepat Gacor

Apakah pemicu stres pada burung hanya itu? Tentu masih banyak lagi, misalnya :

  1. Kondisi tubuh burung kurang fit atau sedang sakit.
  2. Burung mengalami trauma akibat sangkar yang terjatuh, atau karena luka yang dideritanya.
  3. Burung memasuki masa mabung, atau burung mengalami macet / gagal mabung.
  4. Burung terserang kutu yang membuatnya terus-menerus merasa tidak nyaman dan terganggu.
  5. Infeksi bakteri akibat pakan dan air minum yang tercemar / kotor.
  6. Burung terkena penyakit akibat sangkar yang terlalu kotor / jarang dibersihkan.

Bagaimana jika burung kacer terlanjur stres? Berikut ini beberapa solusi mengatasi burung kacer yang stres :

  • Selama masa terapi, burung sebaiknya digantang di tempat tenang dan jauh dari keberadaan burung sejenis maupun burung lain yang agresif atau bersifat teritorial.
  • Selama itu pula, pakan tambahan / extra fooding (EF) harus lebih rutin diberikan. Berikan pakan serangga terutama jangkrik dan kroto dalam porsi lebih banyak daripada biasanya.
    Berikan voer yang mempunyai kandungan nutrisi lebih baik.
  • Untuk mempercepat proses pemulihan, tenggeran sebaiknya bersifat tunggal saja.
  • Untuk sementara waktu, air minum yang diberikan ditetesi dengan sedikit garam. Hal ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan iodiumnya yang bisa membantu proses pemulihan. Untuk hasil
  • lebih efektif, sebaiknya menggunakan BirdMineral yang dicampurkan ke dalam air minumnya.
  • Selama masa terapi itu pula, Anda bisa memutarkan beragam audio terapi baik berupa suara alam / natural therapy maupun terapi brainwave.
  • Pengembunan sangat dianjurkan dilakukan setiap hari, terutama jika cuaca sedang baik atau tidak hujan.
  • Mengurangi penjemuran, namun selalu menggantang sangkarnya di tempat yang sejuk dan teduh.

Itulah Tips Mencegah Stres Pada Burung Kacer yang dapat admin sampaikan. semoga bermanfaat.