6 Hal-hal Sepele Yang Bisa Menyebabkan Burung Kenari Mudah Sakit

Cherewed.com – Masih membahas mengenai burung kenari, untuk pembahasan kali ini lebih kepada ke perawatan burung kenari. supaya burung kenari tetap sehat, aktif dan juga rajin berbunyi kita harus merawat burung tersebut dengan penuh perhatian. Selain pemberian pakan secara tepat, kita juga harus memperhatikan pola perawatan lainnya seperti mandi dan jemur. tetapi terkadang kita mengabaikan beberapa hal yang tampak sepele tetapi hal tersebut bisa menyebabkan burung peliharaan kita sakit.

Burung kenari relatif lebih mudah dalam perawatannya dibandingkan dengan jenis burung kicau yang lainnya, tetapi Selama burung mendapat asupan pakan secara tepat, serta rutin mandi dan dijemur, maka kenari akan rajin berbunyi.

Banyak kicaumania disini yang terlalu fokus menjadikan burungnya makin rajin berbunyi, alhasil tidak sedikit pula orang-orang yang mengabaikan hal-hal sepele menjadi hal yang serius bagi kesehatan burung kenari. nah berikut akan admin berikan informasi 9 Hal-hal Sepele Yang Bisa Menyebabkan Burung Kenari Mudah Sakit, bisa di simak dibawah ini :

1. Kurang Menjaga Kebersihan

Masalah sepele yang pertama itu kadang kita malas untuk membersihkan sangkar burung alhasil akan benar2 terlihat kotor, nah kotoran ini terdiri atas fases, kulit bekas pakan bijian, serta pakan utuh yang jatuh ke dasar sangkar. apabila kotoran tersebut dibiarkan pastinya akan terus menumpuk dan membusuk akibatnya akan mengundang berbagai penyakit terutama bakteri, jamur, dan parasit. Untuk menjaga agar kenari selalu sehat, aktif, dan rajin berkicau, maka kebersihan sangkar harus selalu dijaga. Setiap hari, sangkar mesti dibersihkan dari kotoran dan sisa-sisa pakan.

2. Usai mandi langsung dijemur

Tidak sedikit orang melupakan hal sepele ini yaitu memandikannya setelah itu langsung dijemur dibawah trik matahari. nah cara ini sangat tidak dianjurkan karena akan menyebabkan bulu cepat rusak dan keriting. dan juga burung ini akan mudah sakit akibat perubahan suhu secara mendadak. Karenaitulah, usai mandi, sebaiknya kenari diangin-anginkan sejenak di tempat teduh. Setelah bulu-bulunya cukup kering, barulah dijemur pada tempat yang terkena sinar matahari.

BACA JUGA :  Cara Dan Tips Akurat Membedakan Bondol Haji Jantan Dan Betina

3. Diberi telur rebus setiap hari

Telur rebus memang memiliki kadar protein tinggi, yang bisa membantu meningkatkan stamina pada burung kenari dan membuatnya lebih rajin berbunyi. Akan tetapi jika burung kenari terlalu sering dikasih telur rebus tentu tidak baik bagi juga. akibatnya Burung mudah sekali mengalami kegemukan / obesitas yang membuatnya malas bergerak dan malas berkicau. Sebaiknya, telur rebus (ayam maupun puyuh) cukup diberikan 2-3 hari sekali. Kalau ingin diberikan setiap hari, telur rebus bisa diolah terlebih dulu menjadi egg food bersama bahan-bahan lainnya.

4. Memindahkan kenari dengan cara dipegang

Hal ini yang terkadang paling sering dianggap sepele oleh para kicaumania. karena memang burung kenari ini paling susah untuk disuruh pindah sangkar alhasil banyak orang-orang yang langsung menangkapnya dengan tangan, lalu langsung di pidahkan kedalam sangkar barunya. hal ini bisa menjadi sebuah masalah apabila bagi anda yang belum berpengalaman menangkapnya atau memegang tubuhnya, pastinya burung akan menjadi ketakutan dan gerabagan sehingga rentan terluka karena beberapakali terbentur sangakarnya. dan akan menyebabkan bulu-bulu kenari mudah rusak dan rontok.

5. Cepuk Pakan Penuh Jamur

Wadah/cepuk pakan dan cepuk air adalah salah satu yang harus kita perhatikan dan dijaga kebersihannya. karena tidak sedikit orang yang menganggap hal ini sepele. Sebagian orang kerapkali menambah pakan bijian yang baru di atas pakan lama di dalam cepuk. Akibatnya, pakan lama di bagian bawah mudah membusuk dan terpapar jamur. Dalam waktu singkat, jamur akan berbiak dan menempel pada pakan di atasnya. Untuk mencegah pakan berjamur, sebaiknya setiap 1-2 hari sekali seluruh sisa pakan dalam cepuk dibuang. Cuci dan bersihkan cepuknya, kemudian diisi pakan yang benar-benar baru dan segar.

BACA JUGA :  Cucak Ijo Over Birahi : Ciri-ciri, Penyebab, Menurunkan, dan Cara Mengatasinya

6. Menggantang Sangkar Di Dekat Sumber Angin

Menggantung sangkar di dekat angin disini maksudnya adalah dekat kipas angin, kipas outdoor AC, blower, ventilasi udara, dan lokasi lainnya. ini memang terkadang hal sepele yang selalu tidak kita perhatikan tetapi akibatnya akan membuat burung kenari kita mudah sakit apabila sering terpapar angin secara langsung.

Jika anda ingin mengetahui bagaimana Cara merawat burung kenari supaya rajin berbunyi bisa anda baca di artikel sebelumnya yang sudah di sampaikan cherewed.com. dan itulah 6 Hal-hal Sepele Yang Bisa Menyebabkan Burung Kenari Mudah Sakit, semoga informasi ini bermanfaat bagi para kicaumania semuanya.