Cara Mencegah Kematian Pada Burung Murai Batu Bakalan

Cherewed.com – Kali ini admin akan memberikan informasi mengenai Cara Mencegah Kematian Pada Burung Murai Batu Bakalan, pada umumnya untuk memelihara burung bakalan membutuhkan sekali perawatan yang full perhatian. terutama dari pakan, lingkungan dan sangkarnya. memelihara burung murai batu yang masih bakalan memang menjadi tantangan tersendiri. disini ada dua tujuan yaitu agar murai bakalan cepat beradaptasi dengan lingkungan manusia, serta agar burung bisa dimaster sejak awal.

Untuk merawat burung murai bakalan ini tidaklah mudah, utamnya bagi pemula yang benar-benar baru terjun ke dunia burung kicau. tidak sedikit para pemula yang merawat burung bakalan mengalami masalah burungnya stres, dan banyak juga yang sampai mengalami kematian. dengan demikian banyak pemula yang kapok merawat burung bakalan. dan beralih merawat burung murai batu yang sudah jadi.

Nah karena banyak yang mengalami masalah seperti itu, disini admin akan memberikan informasi mengenai Cara Mencegah Kematian Pada Burung Murai Batu Bakalan. setidaknya cara ini bisa meminimalisir kematian terhadap burung murai peliharaan anda. karena hidup dan matinya makhluk hidup di bumi allahlah yang menentukan. kita cuma harus tetap berikhtiar.

Pada umumnya, burung murai batu bakalan yang biasanya dijual di pasaran itu merupakan hasil tangkapan dari hutan, jarang sekali dipasar ada yang menjual burung murai hasil breeding atau penangkaran. karena biasanya para penangkar sudah memiliki pemasaranya sendiri.

Jadi tidaklah heran, burung murai batu bakalan yang sudah anda beli di pasar burung merupakan burung tangkapan dari hutan. jadi masih liar. karena itulah burung akan sedikit susah untuk beradaptasi baik dengan lingkungan, pakan, sangkar dan lain sebagainya. hal tersebut akan sangat berbeda dengan Burung murai batu yang hasil penangkaran. karena hasil penangkaran dipastikan sudah beradaptasi dengan beberapa hal yang sudah disebutkan tadi.

BACA JUGA :  Inilah 8 Manfaat Daun Dewa Untuk Burung Kenari

Karena burung tangkapan hutan masih liar, maka kita harus menjinakannya terlebihdahulu. supaya bisa beradaptasi dengan suasana dan lingkungannya, termasuk pengenalan pakan kering. Meski kita telah berupaya memberikan perawatan yang diperlukan, faktanya banyak penggemar murai batu yang merasa kewalahan ketika menghadapi murai batu bakalan. Banyak di antaranya yang stres, mengalami kelumpuhan, dan bahkan mati.

Perawatan burung MB bakalan sangat membutuhkan perhatian yang serius. terutama mejaga kondisi burung supaya tetap dibawah garis stres. Karena stres yang terjadi pada burung bakalan bisa berkembang menjadi berbagai bentuk gangguan lain hal yang tidak diinginkan, misalnya burung menjadi rentan sakit atau mati. Karena itulah, merawat murai batu bakalan tidak hanya sekadar mengandalkan pada pemberian pakan tambahan seperti kroto, jangkrik dan ulat hongkong

Misalnya, bagaimana mengkondisikan burung agar tetap merasa nyaman dan tenang dalam sangkar, sambil melatihnya mau makan voer. Bagian terpenting dalam perawatan murai batu bakalan ini adalah menyediakan vitamin B-kompleks yang sangat dibutuhkan burung-burung bakalan. Seperti disebutkan dalam artikel Ragam vitamin B dan dampaknya bagi burung peliharaan, B-kompleks adalah kumpulan berbagai jenis vitamin B yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan burung-burung muda.

Defisiensi atau kekurangan vitamin B-kompleks bisa menyebabkan polyneuritis atau gangguan saraf, dengan gejala klinis antara lain kejang-kejang dan kelumpuhan. Ketika burung murai batu bakalan merasa stres, hal itu makin memicu keadaan tersebut.

Itulah sebabnya, kenapa para penangkar sering mengalami murai batu bakalan tiba-tiba terkulai lemah di dasar sangkar, tanpa mau makan dan minum, dan ujung-ujungnya mati. Kekurangan vitamin B-kompleks merupakan penyebab terbesar dari kematian burung bakalan, bukan hanya pada murai batu saja.

Biasanya burung bakalan yang kita beli di pasar burung terkadang terlihat sayu dan tidak fress,  kenapa? karena sebelum burung ini ada di pedagang pastinya burung tersebut juga sudah berhari-hari ada di tangan pengepul, dan juga terkadang merkeka  tidak memberikan perawatan yang benar-benar layak. maka dari itulah, kita sering melihat kondisi murai batu bakalan lemah dan kurang aktif / kurang bersemangat.

BACA JUGA :  Tips Cara Perawatan Burung Cipow Agar Cepat Gacor

Nah Untuk memperbaiki kondisi tersebut, kita harus merawatnya tidak hanya melalui pemberian pakan dan perawatan harian saja. namun kita harus mempertimbangkan pemberian vitamin B-kompleks, supaya burung jauh lebih sehat dan tidak mudah mengalami stres.

Nan itulah informasi yang dapat admin sampaikan kepada anda, semoga Cara Mencegah Kematian Pada Burung Murai Batu Bakalan yang sudah admin rangkum diatas dapat memberikan manfaat dan pengetahuan kepada para pemula yang baru terjun ke dunia perkicauan. salam sukses selalu.