Apa Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas? Ini Solusinya!

Cherewed.com – Tidak sedikit orang atau para kicau mania yang tertari menangkar burung kenari, baik sebagai hoby, hiburan ataupun untuk dijadikan lahan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Namun tidak sedikit di antara penangkar pemula yang berhenti/gagal di tengah jalan, dikarenakan selalu menjumpai telur-telur kenari gagal untuk menetas. Ada beberapa faktor atau penyebab kenapa telur burung tersebut gagal menetas.

Pertama, telur infertil atau sering disebut gabuk, kosong, tidak subur. Telur infertil sama sekali tidak mengandung sel benih yang menempel pada permukaan kuning telur. Kedua, embrio mati di dalam telur sebelum menetas. Kasus ini sering disebut death in shell (DIS) dan kerap dijumpai dalam penangkaran burung kenari.

Apa Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas?

Nah disini kami akan memberikan beberapa faktor kenapa telur burung kenari bisa gagal menetas, karena banyak para kicaumania yang bertanya kepada kami maka akan kami jawab dengan sekemampuan kami. dan silahkan langsung saja simak ulasannya dibawah ini :

  • Kelembaban udara di dalam sangkar/kandang tidak terjaga. Kelembaban yang terlalu rendah bisa menyebabkan telur dipenuhi air, sehingga embrio mati tenggelam dan kekurangan oksigen. Jika kelembaban terlalu tinggi, embrio mudah mengalami dehidrasi. Kelembaban ideal untuk penetasan telur kenari dan finch adalah 50 sampai 70%.
  • Perubahan bentuk akibat faktor genetik atau keturunan, bisa juga akibat kekurangan vitamin dan mineral. perubahan akibat faktor genetik biasanya menyebabkan embrio mati pada awal masa inkubasi atau pengeraman.
  • Perubahan posisi yang biasanya terjadi sebelum menetas. Perubahan posisi menyebabkan calon piyik di dalam telur tidak mampu memecahkan cangkak telurnya sehingga tidak bisa keluar.
  • Cangkang telur terlalu tebal dan keras juga bisa menyebabkan calon piyik kesulitan memecah permukaan kulit telur untuk keluar. biasanya Hal ini disebabkan induk menerima asupan kalsium secara berlebihan.
  • Induk mengalami kekurangan nutrisi, termasuk vitamin dan mineral.
  • Induk mengalami infeksi yang disebabkan bakteri E. coli yang umum dijumpai dalam penangkaran kenari.
  • Induk kekurangan antioksidan seperti vitamin E, selenium dan karotenoid.
BACA JUGA :  6 Jenis Burung Yang Trend Dan Banyak Di Cari Saat Ini Tahun 2015

Lalu Bagaimana Cara Mencegahnya?

Dan berikut ini akan kami berikan Solusi bagaimana cara mencegah telur kenari gagal menetas. ada beberapa faktor yang benar-benar harus di perhatikan. langusng saja simak ulasan dibawah ini :

  • Harus Menjaga kualitas udara di sekitar kandang, terutama polusi udara dari asap dapur, kendaraan bermotor, pembakaran sampah dan lain sebagainya.
  • Sediakan alat pengukur kelembaban udara, anda bisa membelinya di apotek atau toko kimia. dan Pasang alat tersebut di dekat sarang, dan segera bertindak jika angka kelembabannya berada di luar jalur yang sudah ditentukan (50 – 70 %).
  • Sediakan multivitamin yang dibutuhkan induk burung, terutama biotin. Sumber alami biotin antara lain terdapat dalam telur rebus dan wortel. Untuk memastikan kecukupan biotin, Anda bisa memberikan multivitamin seperti BirdVit.
  • Lengkapilah kebutuhan mineraluntuk induk burung, misalnya menggunakan BirdMineral, yang diberikan sejak awal penangkaran sampai proses pengeraman. Produk ini mengandung sejumlah mineral esensial yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan induk dan untuk tumbuh-kembang embrio di dalam telur.

Nah itulah Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas yang sudah admin jelaskan lengkap dengan solusinya. like dan share apabila informasi yang kami sampaikan bermanfaat untuk anda, dan anda juga dapat membaca informasi-informasi lainnya mengenai tips atau trik seputar pembahasan burung. salam kicaumania!